Laman

HIMAPRODI PKn STKI Muhammadiyah BONE

Kamis, 29 Mei 2014

LAMELLONGPOS

JEMBATANG RUNTUH, MASYARAKAT RESAH



 <Foto Ram>
Lamellongpos,Watampone:Pasca banjir musim hujan lalu meruntuhkan jembatang yang menghubungkan antara Desa Tempe dengan Desa Panyili Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone, berbagai upaya yang di lakukan masyarakat untuk membuat akses penyebrangan termasuk membuat jembatan darurat namun curah hujan yang begitu  tinggi beberapa hari yang lalu mengakibatkan air sungai kembali meluap dan menghanyutkan jembatang darurat yang di dibuat masyarakat sebelumnya.terkait anggaran APBD 2013 kemarin Pemkab Bone sudah menyisihkan dana sekitar 300 juta untuk pembangunan tahap pertama di akhir tahun 2013 dan berjanji untuk melanjudkan tahap kedua dengan menggunakan APBD 2014 namun hingga saat ini tindak lanjud pembangunan jembatan tersebut belum terealisasi.warga setempat yang di temui wartawan Lamellongpos sangat mengeluhkan pasca runtuhnya jembatang tersebut mengingat jematan tersebut merupakan salah satu akses menuju kecamatan. kini warga harus memutar arah dan menghabiskan bahan bakar yang begitu banyak untuk menuju kecamatan.kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah untuk secepatnya membangun jembatan ini agar roda perekonomian kembali lancar kami tidak bisah meraih keuntungan yang maksimal kalau belum ada jembatan karna kami harus membayar sewah mobil yang banyak untuk mengangkut barang dagangan kami ke pasar.Keluhan salah satu Pedagan Kecil  yang di temui di tempat.semantara itu di tempat terpisah salah satu oknum Guru SD yang juga sangat mengeluhkan ini. menurutnya Pasca ujian Sekolah kemarin mereka sangat kesulitan karna soal Ujian harus di jemput pagi-pagi di kantor Polsek Dua Boccoe dan di antar kembali ke Kantor UPTD Pendidikan Kecamata Dua Boccoe.

Penulis  : Edlamellong
Editor   : Edlamellong

Tidak ada komentar:

Posting Komentar